Tamsil Tantang Wa Ode Ungkap Penerima Aliran Dananya

Tamsil Tantang Wa Ode Ungkap Penerima Aliran Dananya

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2012 16:56 WIB
Tamsil Tantang Wa Ode Ungkap Penerima Aliran Dananya
Jakarta - Wakil Ketua Banggar DPR, Tamsil Linrung, melihat kasus suap Wa Ode Nurhayati tak terkait mekanisme pembahasan di Dewan. Tamsil meminta Nurhayati mengungkap aliran dana di Banggar yang diketahuinya.

"Sebenarnya kalau mekanisme pembahasan sudah selesai per 25 Oktober 2010 kemudian pemerintah diminta verifikasi angka-angkanya. Kemudian pemerintah setelah diputuskan dalam paripurna kita kumpulkan kembali kita tandatangani sama-sama. Kita tandatangani sama-sama awal November 2010," kata Tamsil mengungkap kronologi pembahasan anggaran di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5/2012).

Kemudian pemerintah mengirim surat ke Banggar. Namun, menurut Tamsil, surat tersebut tidak relevan karena APBN 2011 sudah disahkan di paripurna DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah ditandatangani begini datang surat dari Kemenkeu sudah selesai kok ada kabupaten tidak masuk. Karena dia katakan ada usulan masuk per 18 November padahal usulan kita batasi per 20 Oktober sudah diparipurnakan melalui pembahasan panja dan raker mini fraksi sudah selesai di paripurna," ungkapnya.

Tapi kalau Wa Ode terus mempertanyakan, menurut Tamsil, sebaiknya diungkap saja. Utamanya menyangkut siapa nama orang yang telah menerima aliran dana menyangkut PPID.

"Kalau yang dipertanyakan ada yang merubah siapa? Itu katanya dai punya data berdasar simulasi, yang namanya simulasi bukan keputusan. Simulasi 491 daerah dengan anggaran Rp 7,7 triliun, kalau semua kabupaten dapat, tidak akan dapat berbasis reward and punishment tidak berdasar BPK, tidak berdasarkan kinerja, ini semua diperlukan dan harus ada usulan dari daerah," katanya.

"Kalau suap itu kasus sendiri dan berpotensi dilakukan siapa saja. Dan silahkan ditangkap siapa saja orangnya. Tinggal dia sebut ini orangnya yang terima, yang kasih, sama buktikan," tandasnya.

(van/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads