"Kami hanya mengautopsi dua jenazah yakni suami dan istri, sedangkan dua jenazah anaknya tidak. Hasilnya korban tewas bukan karena kebakaran atau pun bunuh diri, melainkan tewas dibunuh karena terdapat tindak kekerasan," ujar Dr Binsar Silalahi, dokter forensik Rumah Sakit Moehammad Husin Palembang kepada wartawan di kamar jenazah RSMH Palembang, Kamis (03/05/2012).
Dijelaskan Binsar, meskipun hanya dua jenazah yang diautopsi, tetapi hasil visum luarnya menunjukan memang keempat korban tewas dimungkinkan karena tindak kekerasan. "Sementara satu jenazah satu lagi, sulit diketahui karena kondisinya hangus menjadi arang," ujar Binsar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke-4 korban tewas adalah Mukong (38), The Tjing Me (35), Sherly (17), dan Sherly Ranti (13). Sementara korban selamat adalah Luis Alfredo (10).
Peristiwa di Jalan Pangeran Antasari Lorong KIP 285C Kelurahan 14 Ilir, Ilir Timur 1, Palembang, itu nyaris tak diketahui warga. Sekitar pukul 05.50 WIB, Rabu (2/5/2012), asap mengepul dari lantai dua ruko yang dijadikan tempat tinggal itu. Kemudian asap juga terlihat di lantai tiga.
(tw/trw)











































