Komplotan Perampok Emas 15 Kg Dibekuk di Yogya

Komplotan Perampok Emas 15 Kg Dibekuk di Yogya

- detikNews
Kamis, 03 Mei 2012 15:24 WIB
Komplotan Perampok Emas 15 Kg Dibekuk di Yogya
Yogyakarta - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil menangkap komplotan perampok Toko Emas Sahabat di Gunungkidul, Yogyakarta. Sebanyak empat orang pelaku yang ditangkap di beberapa daerah, teridentifikasi sebagai kelompok Sumatera, Jateng dan Jatim.

"Empat orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curras) adalah perampokan di Toko Emas Sahabat," kata Direktur Reserse Kriminal, Polda DIY, Kombes, Kris Erlangga Aji Widjaya kepada wartawan di Mapolda DIY, Kamis (3/5/2012).

Perampokan Toko Emas Sahabat milik H. Wiyono di Semin, Gunungkidul terjadi pada Minggu (8/4/2012) pukul 15.00. Jumlah kerugian berupa perhiasan emas seberat 15 kg dan uang sebesar Rp 16 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keempat orang tersangka itu berinisial SG alias Kowo, RS alias Mindo alias Ari alias Ardi yang ditangkap di Ciamis, Jawa Barat. Selanjutnya SNS alias BPK ditangkap di Ngawi, Jawa Timur dan HY alias Ipung ditangkap di Jember, Jawa Timur.

"Ini merupakan kelompok Sumatera, Jateng dan Jatim," kata Kris.

Menurut dia, saat ini polisi masih mendalami dan memeriksa para tersangka. Dari keterangan para tersangka yang berhasil ditangkap, perampokan dilakukan oleh 11 orang. Mereka berkumpul di suatu tempat dan membagi tugas sebelum melakukan aksinya.

"Mereka juga menggunakan tujuh pucuk senjata api, terdiri diri dari 4 pucuk FN dan 3 senjata api rakitan," kata Kris didampingi Kapolres Bantul AKBP Ichsan Amin dan Kabag Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 mobil Station Wagon L 300 warna silver nopol AB 1081 LB, 1 sepeda motor Honda Vario Nopol AB 368 YO,1 unit motor Supra 125 Nopol AD 6361 SC, 1 Honda Tiger Nopol B 6291 TQK dan satu selongsong FN dan satu proyektil FN.

"Untuk barang bukti emas hasil kejahatan dari kekerasan tersangka belum ditemukan semuanya, karena dibawa pimpinan perampok bernama WS yang belum tertangkap," katanya.

Setelah menangkap pelaku di Ciamis, lanjut Kris, polisi kemudian mengejar pelaku lainnya di daerah Batealit, Jepara. Namun dua orang yang diduga sebagai pelaku, berhasil melarikan diri. Diduga, mereka melarikan ke Jawa Timur dan Nusa Tenggara.

"Kelompok yang ditangkap di Ciamis ini juga melakukan pencurian di toko emas di Jobong Purbalingga bulan Maret 2012 lalu. Tiga orang pelaku berinisial AS, MS dan TR alias TU yang ditangkap di Banjarnegara," katanya.

Kris juga belum bisa memastikan perampok spesialis curras dari kelompok ini terkait dengan jaringan terorisme. Aksi kejahatan yang dilakukannya untuk mencari fa'i guna membiayai atau mendanai terorisme.

"Dari pemeriksaan sementara belum mengarah ke itu (terorisme-red). Dari semua pengakuan semuanya diatur oleh pimpinan WS yang sampai sekarang belum tertangkap," pungkas Kris Erlangga.

(bgs/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads