Massa pendukung wakil bupati terpilih Mesuji, Ismail Ishak, kabur setelah membakar Kantor Bupati Mesuji. Api kini sudah padam.
"Kantornya hangus terbakar. Tapi sekarang apinya sudah padam. Paling ada sedikit yang kecil-kecil sudah agak padam," kata Wakil Kapolres Tulangbawang Kompol Arpan saat dihubungi detikcom, Kamis (3/5/2012) pukul 15.00 WIB.
Arpan mengatakan kantor tersebut adalah kantor bupati sementara. Kantor itu adalah kantor camat yang dipakai sebagai kantor bupati terpilih. Sejak 3 hari yang lalu, massa sudah menyegel kantor ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 3 hari lalu, aktivitas pegawai di kantor itu berangsur-angsur berhenti. Kantor tersebut ditutup sehingga saat kebakaran terjadi, tidak ada seorang pegawai pun di dalam kantor.
"Sudah kosong. Jadi nggak ada korban jiwa," ujarnya.
Sebelumnya massa menyegel kantor bupati dengan menggunakan kayu, Senin (30/4/2012). Mereka menolak pemecatan Wakil Bupati Ismail Ishak oleh Mendagri. Mendagri memberhentikan wakil bupati karena menjadi terpidana korupsi dengan masa hukuman 1 tahun.
Beberapa ruang kantor bupati dan kantor sekretariat daerah terbakar. Massa dalam beberapa hari telah menginap di sekitar halaman kantor tersebut.
Bupati Mesuji Khamamik melalui pesan singkat pada detikcom, Kamis (3/5/2012), sangat menyesalkan aksi anarkis tersebut. Dia meminta kepada polisi untuk tegas dan menindak pelaku pembakaran dan perusakan.
(gus/nrl)











































