DetikNews
Kamis 03 Mei 2012, 11:38 WIB

Pistol Iswahyudi Sempat Ditarik Polisi pada 2005, Tapi Dikembalikan Lagi

- detikNews
Jakarta - Sejak diterbitkannya SKEP Kapolri bernomor:1117\/8\/2005 soal penarikan senjata api di kalangan sipil, pistol milik pengusaha Iswahyudi yang menodongkan senjata api kepada pelayan restoran Cork and Screw Plaza Indonesia, juga ditarik. Namun itu tidak lama. Iswahyudi mengantongi kembali senpinya setelah memohon kembali ke Mabes Polri.

\\\"Dulu waktu ada penarikan izin itu memang senjata dia juga ditarik. Tapi dimohon kembali,\\\" kata Muara Karta, pengacara Iswahyudi kepada detikcom, Kamis (3\/5\/2012).

Muara mengatakan kliennya itu meminta kembali senjata api jenis baretta miliknya ke Mabes Polri. Setelah melalui tes ulang, Iswahyudi akhirnya bisa memegang kembali pistol miliknya itu.

\\\"Ya diminta lagi setelah ikut tes segala macam, termasuk tes psikologi, dikasih lagi,\\\" terang Muara.

Menurut Muara, kliennya itu sudah lama memiliki senjata api sejak sejak 10 tahunan. Iswahyudi juga memiliki surat izin dari Mabes Polri atas kepemilikan senjata apinya itu.

\\\"Selama dia pegang senjata api, tidak pernah ada masalah dengan senjatanya. Makanya dia dikasih lagi,\\\" ujarnya.

Iswahyudi memiliki senjata api itu untuk alasan kepentingan keselamatan. Sebagai pengusaha tambang dan perkebunan kelapa sawit, Iswahyudi kerap mendapat ancaman.

\\\"Dia juga biasa olahraga menembak dan masuk anggota Perbakin,\\\" tutupnya.

Iswahyudi dilaporkan oleh Bobby pada tanggal 19 April 2012 lalu atas tuduhan pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan. Iswahyudi menodongkan pistol setelah melihat tagihan makanannya yang tidak sesuai dengan apa yang ia pesan.

Iswahyudi pun naik pitam sehingga menodongkan senjata api tersebut dan meminta bertemu dengan manajer restoran. Iswahyudi bahkan melaporkan balik pihak restoran Cork and Screw ke Polda Metro Jaya, Rabu (2\/5) kemarin atas tuduhan pencemaran nama baik dan penggelapan.

Kuasa hukum Iswahyudi, Muara Karta, membantah bahwa kliennya menodongkan senjata api kepada pelayan restoran. Menurut Muara, Iswahyudi saat itu hanya mengeluarkan korek gas berbentuk senjata api untuk membakar cerutu.

\\\"Nah korek apinya ini bentuknya seperti pistol dan itu disediakan orang kafe juga kok. Jadi kalau kita dibilang todongkan senpi, itu tidak benar,\\\" kata Muara.

Iswahyudi saat ini juga sedang berkasus di Mabes Polri. Dia melaporkan Presdir BMW terkait dengan kasus mobil BMW Z4 yang dia beli.




(mei/vta)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed