"Bulan terakhir beliau sempat mengeluh sakit pada tulang-tulangnya," ujar Wamenkes Ali Gufron di rumah duka Jl Pendidikan Raya III, Blok J No 55, Kompleks IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (2/5/2012).
Menurut Wamenkes, Endang pernah bercerita padanya bahwa pengidap kanker harus optimistis sembuh. Wamenkes menyatakan, penyakit kanker itu sejak awal tidak terdeteksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wamenkes mengaku terus memantau perkembangan kesehatan Endang hingga detik terakhir. Bahkan saat Endang kritis pada Selasa (1/5/2012) kemarin.
Wamenkes merasa sangat kehilangan seniornya ini. Endang dikenal sebagai menteri yang gigih dan kuat melawan penyakitnya.
"Beliau merupakan orang yang sangat baik, dengan tutur kata yang tidak pernah menyakiti orang," tuturnya.
Endang meninggal dunia sekitar pukul 11.41 WIB. Jenazah Endang akan dimakamkan di pemakaman San Diego Hills, Kamis (3/5/2012) besok.
(nik/nrl)











































