SBY Hormati Keputusan Golkar Jika Koalisi dengan Mega

SBY Hormati Keputusan Golkar Jika Koalisi dengan Mega

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2004 01:20 WIB
Jakarta - Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan akan menghormati apapun keputusan Partai Golkar dalam menentukan koalisi untuk pemilu presiden putaran kedua. Termasuk jika Golkar memutuskan untuk berkoalisi dengan capres PDIP Megawati.Pernyataan ini disampaikan SBY usai bertemu Akbar Tandjung di rumah dinasnya selaku Ketua DPR di kompleks perumahan pejabat tinggi negara, Jl Widya Chandra III No 10, Jakarta Selatan, Kamis (12/8/2004) pukul 22.45 WIB."Kalau memang Partai Golkar untuk memutuskan koalisi dengan ibu Mega, saya menghormati itu. Dan memang peluang itu ada dengan siapa saja. Karena tujuannya semua baik," kata SBY. Pertemuannya dengan Akbar, menurut SBY, tidak memasuki wilayah power sharing dan political deal antara dirinya dengan Akbar. Namun SBY menolak kalau dikatakan tidak ada titik temu."Kita akan gunakan waktu yang ada untuk melanjutkan komunikasi yang lebih substantif dan teknis menyangkut kerja sama di waktu depan. Saya tolak kalau dikatakan pertemuan ini tidak ada titik temu. Karena memang tidak ada komitmen apapun," katanya.Ditanya tentang kapan sebaiknya pembicaraan power sharing dilakukan, sebelum setelah pemilu presiden, SBY menyatakan pembicaraan tersebut idealnya dilakukan pada 1 Oktober atau setelah hasil pemilu presiden putaran kedua diketahui."Tapi itu tidak begitu saja terjadi. Namun saya kira efektifnya akan terjadi koalisi itu memang sesudah ada pertemuan-pertemuan dan 1 Oktober. Hal ini baik di legislatif maupun eksekutif," jelasnya.Dalam kesempatan itu SBY juga menjelaskan bahwa kunjungannya kepada Akbar ada dua tujuan. Pertama karena sudah agak lama tidak bertemu dan sekaligus untuk menghilangkan spekulasi seolah-olah keduanya berjauhan dan tidak ada komunikasi. "Kedua, seperti disampaikan Pak Akbar, kami diskusi bagaimana ke depan bangsa ini. Artinya, adakah komitmen atau ruang untuk kebersamaan yang Insya Allah kalau saya terpilih nanti," katanya.Sebelumnya Akbar memang menjelaskan dalam pertemuan itu keduanya sepakat tentang masalah-masalah yang dihadapi saat ini dan harus menjadi perhatian daripada para pemimpin. (gtp/)


Berita Terkait