Berkaca dari hal tersebut, semestinya penahanan Angelina Sondakh bisa menjadi momentum. PD bisa mendorong Putri Indonesia 2001 yang akrab disapa Angie itu untuk menjadi justice collaborator dan bekerja sama dengan KPK menyeret koruptor. Tapi apa PD berani?
"Kalau PD tidak mau mendorong Angie menjadi justice collaborator, akan ada dugaan dari publik bahwa ada yang disembunyikan atau ada upaya melindungi politisi Demokrat yang lain," jelas peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho, saat berbincang, Rabu (2/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus Angie ini, bila benar-benar PD berniat, bisa menjadi momentum membersihkan oknum-oknum di Demokrat," tambah Emerson.
Apalagi, selama ini Presiden SBY selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat selalu berbicara ke publik bahwa pemerintahannya mendukung pemberantasan korupsi. Tentu kader PD selaku anak buahnya patut meniru dan mempraktikkan apa yang disampaikan SBY.
"Jangan malah melarang atau lepas tangan dari kasus Angie," tuturnya.
(ndr/)











































