Ratusan Korban Penggusuran di Makassar Ancam Golput

Ratusan Korban Penggusuran di Makassar Ancam Golput

- detikNews
Kamis, 12 Agu 2004 22:36 WIB
Makassar - Ratusan korban penggusuran di Makassar yang melakukan demo di DPRD Makassar, Jl Andi Pettarani, Makassar, Kamis (12/8/2004), mengancam untuk tidak memilih atau golput pada pemilu presiden putaran kedua. Menurut mereka tidak ada gunanya memilih presiden baru, sementara nasib rakyat miskin tidak diperhatikan. "Saya tidak mau memilih nantinya. Tidak ada gunanya. Kami tetap saja miskin dan digusur," ujar Intan (48), korban gusuran. Menurut Intan, bukan hanya dia saja yang akan Golput. Warga korban gusuran di Pantai Laguna lainnya juga tidak akan memberikan suaranya. "Mana mau mereka mencoblos lagi. Tempat tinggal saja tidak ada," ucapnya. Syamsiah (38), pedagang kaki lima yang digusur karena berjualan di lokasi pelabuhan, mengemukakan niat yang sama. "Saya tidak mau memilih lagi," tuturnya polos Sekadar diketahui, para korban gusuran ini kini menduduki kantor DPRD Makassar. Sudah dua hari ini para korban gusuran Pantai Laguna menduduki DPRD Makassar. Sedang para pedagang kaki lima yang sudah empat hari bermalam di kantor dewan rakyat ini. Bahkan, pada spanduk yang dibentangkan oleh korban gusuran di depan kantor DRD Makassar, tertuliskan "digusur = golput sampai mati". (gtp/)


Berita Terkait