DPRD Akui Ikut Setujui Pembangunan Patung Kakek Bupati Lamsel

DPRD Akui Ikut Setujui Pembangunan Patung Kakek Bupati Lamsel

Adan Bakar - detikNews
Selasa, 01 Mei 2012 18:07 WIB
DPRD Akui Ikut Setujui Pembangunan Patung Kakek Bupati Lamsel
Lampung -

DPRD mengakui ikut menyetujui pembangunan patung kakek bupati Lampung Selatan, Zainal Abidin. Semula pemerintah kabupaten (pemkab) mengajukan anggaran Rp 2 miliar, tapi akhirnya dikurangi dengan berbagai pertimbangan.

Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Antoni Imam mengatakan dana pembuatan patung masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2011. "Pembahasan dan pengesahan APBD dilakukan antara Pemkab dan DPRD, disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif," kata Antoni, ketika dihubungi detikcom, Selasa (1/5/2012).

Menurutnya, pemkab sempat mengajukan dana sebesar Rp 2 miliar untuk membangun patung di taman kota tersebut. Namun, dalam pembahasan DPRD meminta ada pengurangan. "Angka pastinya saya tidak ingat. Total anggaran untuk patung kisaran Rp 1,7 miliar," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana untuk membuat patung sebesar Rp 1,2 miliar. Sisanya dipakai untuk membuat taman dan memperbaiki areal sekitar patung.

Patung Zainal Abidin Pagaralam didirikan oleh Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza. Rykco adalah cucu dari Z. A. Pagar Alam yang pernah menjadi gubernur Lampung. Ayah Rycko saat ini yang juga anak dari
Pagar Alam menjabat sebagai gubernur Lampung Sjachroedin.

Namun, patung setinggi 10 meter tersebut dibongkar dan dirobohkan warga serta mahasiswa yang menolak pembangunan patung tersebut. Massa berhasil merobohkan patung pada Senin (30/4/2012) malam.

Patung Zainal Abidin Pagar Alam didirikan oleh Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza. Rykco adalah cucu dari Zainal yang pernah menjadi gubernur Lampung. Ayah Rycko saat ini yang juga anak dari
Pagar Alam menjabat sebagai gubernur Lampung Sjachroedin.

Namun, patung setinggi 10 meter tersebut dibongkar dan dirobohkan warga serta mahasiswa yang menolak pembangunan patung tersebut. Massa berhasil merobohkan patung pada Senin (30/4/2012) malam.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini