Massa yang menamakan diri Konsolidasi Buruh dan Rakyat Indonesia (KBRI) itu datang ke rumah konjen pada, Selasa sore. Sebagian tetap berada di atas truk dan kendaraan lainnya sementara sebagian pendemo membakar ban bekas dan berorasi mengecam Amerika Serikat.
Aksi bakar ban itu tidak berlangsung lama, puluhan personel polisi dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan segera memadamkan api tersebut. Ban yang terbakar disemprot dengan busa pemadam dan seterusnya disingkirkan. Setelah api dipadamkan, massa kemudian membubarkan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam aksi May Day ini kita sengaja berdemo ke perwakilan AS, karena kita menilai AS merupakan bagian dari kapitalis internasional yang merampas kekayaan alam Indonesia," ujar Zumaida.
Pemerintah, kata Zumaida, tidak mampu berbuat apa-apa terhadap kondisi ini, karena tunduk kepada kepentingan asing.
(rul/trw)










































