Mendagri Optimistis Target e-KTP Selesai 99 Hari Lagi

Mendagri Optimistis Target e-KTP Selesai 99 Hari Lagi

- detikNews
Selasa, 01 Mei 2012 13:28 WIB
Mendagri Optimistis Target e-KTP Selesai 99 Hari Lagi
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi optimistis target pembuatan 172 juta Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dapat selesai dalam waktu 99 hari. Pada bulan April, Kemendagri telah membuat 72 juta e-KTP.

Mendagri menjelaskan, perekaman 72 juta e-KTP itu melebihi target semula yakni penyelesaian 67 juta e-KTP. Artinya tersisa 100 juta e-KTP yang harus diselesaikan.

"Dalam dua hari ini kami mellihat bahkan perekaman e-KTP dapat mencapai 1 juta rekaman per hari. Kalau ini konstan maka tinggal 99 juta perekaman lagi , artinya hanya butuh 99 hari lagi atau tiga bulan untuk menyelesaikan e-KTP," kata Gamawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (1/5/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga bulan target penyelesaian ini, kata Gamawan, lebih cepat dibanding target semula yang menghendaki e-KTP secara nasional selesai bulan Desember tahun ini. "Masih ada 8 bulan lagi yaitu sampai bulan Desember 2012, yang dalam kontraknya kita janji akan selesaikan bulan Oktober. Jadi kalau konstan yang satu juta per hari kita yakin enggak perlu sampai Oktober," terangnya.

Dari penyelesaian sementara, ada 19 kabupaten/kota yang mencapai target pembuatan. Sementara 10 kabupaten/kota tidak dapat memenuhinya. Kabupaten/kota gagal mencapai target itu adalah Kabupaten Seram bagian barat, Kab. Maluku Tengah, Kota Kupang, Kota Denpasar, Kota Cimahi, Kota Bekasi, Kabupaten Cirebon, Kota Tangerang dan Kabupaten Minahasa Utara.

Kesepuluh kabupaten/kota itu tidak dapat memenuhi target karena faktor geografis termasuk jumlah penduduknya. "Nanti akan kita pantau karena dalam dua hari ini satu juta e-KTP berhasil direkam per hari. Jika angka turun dari satu juta, saya akan telepon bupatinya," tegas Gamawan.

Dia berjanji akan tetap memenuhi komitmennya untuk mengundurkan diri bila target penyelesaian e-KTP gagal. "Tentang janji mundur saya tetap berkomitmen," ujarnya.

(fdn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads