"Bus terbakar diduga karena arus pendek. Saat itu korban banyak yang sedang tidur," jelas Kepala Cabang Jasa Raharja Sumbar, Abdul Haris saat dihubungi detikcom, Selasa (1/5/2012). Abdul baru saja meninjau para korban di RS Payakumbuh.
Abdul menduga korban tidak menyadari saat bus terbakar. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. "Kemudian pintu bus juga tidak bisa dibuka," terangnya.
Bus jurusan Pekanbaru, Riau-Bukit Tinggi, Sumbar ini total memuat 30 penumpang. Selain 13 orang tewas, 6 penumpang menjalani perawatan, sedang sisanya sudah diperbolehkan pulang.
"Seluruh korban meninggal belum bisa diidentifikasi. Nanti dokter dari RS Bhayangkara yang akan menangani. Di RS Payakumbuh juga ada posko pengaduan keluarga korban," tutur dia.
(ndr/asy)











































