Petinggi Grup Permai Hingga Supir Yulianis Diperiksa untuk Angie

Petinggi Grup Permai Hingga Supir Yulianis Diperiksa untuk Angie

- detikNews
Selasa, 01 Mei 2012 10:54 WIB
Petinggi Grup Permai Hingga Supir Yulianis Diperiksa untuk Angie
Jakarta - KPK terus memeriksa saksi untuk tersangka kasus korupsi Wisma Atlet, Angelina Sondakh. Dari petinggi Grup Permai sampai seorang supir dimintai keterangan untuk Angie.

Petinggi Grup Permai itu adalah Gerhana Sianipar. Dia merupakan manajer di PT Exartech Technology Utama, yang merupakan salah satu perusahaan yang bernaung di konsorsium Grup Permai.

Selain Gerhana, KPK memanggil Dewi Untari. Perempuan ini pernah dipanggil sebagai saksi untuk Nazaruddin di level penyidikan. Selain itu, KPK memanggil Hidayat, sopir Yulianis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiganya diperiksa sebagai saksi," ujar Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (1/5/2012).

Hidayat sebelumnya pernah dihadirkan sebagai saksi meringankan untuk terdakwa M Nazaruddin. Dalam kesaksiannya, Hidayat menyebut Anas Urbaningrum pernah membelikan rumah seharga Rp 1,2 miliar untuk Yulianis, kasir Grup Permai.

Menurut Hidayat, Anas membelikan rumah untuk Yulianis pada April 2011, beberapa saat sebelum terjadinya penangkapan Sesmenpora Wafid Muharam. Dia mengetahui informasi tersebut langsung dari Yulianis.

"Saya bawa uang DP pertama Rp 400 juta dari Tower Permai (kantor Grup Permai) ke rumah itu," tutur Hidayat mengenai pembayaran rumah baru yang ada di kompleks BSD Serpong tersebut, dalam sidang di PN Tipikor, Kuningan, Jaksel, Rabu (29/2/2012).

Hidayat mendapatkan informasi mengenai rumah itu dibelikan Anas, dari Yulianis sendiri. "Ibu Yuli langsung yang bilang kalau itu dari Pak Anas," ujar Hidayat.

Tak lama setelah, pembayaran pertama, Hidayat juga mengantarkan uang untuk pembayaran kedua. Total harga rumah itu adalah 1,2 miliar.

"Pelunasan sama saya juga. Bayar Rp 600 juta. Bu Yuli bilang harga rumahnya Rp 1,2 miliar," papar Hidayat.

(/aan)


Berita Terkait