PKS: Masalah dengan SBY Sudah Berakhir

PKS: Masalah dengan SBY Sudah Berakhir

- detikNews
Senin, 30 Apr 2012 16:12 WIB
PKS: Masalah dengan SBY Sudah Berakhir
Jakarta - PKS tak akan keluar dari koalisi meski tak dilibatkan dalam rapat setgab koalisi. PKS malah meyakini masalah dengan SBY sudah berakhir.

"Kami menunggu sikap dari presiden saja. Karena adapun suara dari partai lain bagi kami silahkan saja, hak mereka untuk bicara. Tetapi sejak awal kan kami berkoalisi dengan SBY. Sejauh ini Pak SBY tidak menyampaikan apa-apa. Tapi sudahlah, kayaknya ini sudah berlalu. Kayaknya berarti memang tidak ada apa-apa ternyata," kata Wakil Ketua DPP PKS Sohibul Iman, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (30/4/2012).

PKS juga tidak masalah dikucilkan di koalisi. PKS merasa tak ada kepentingan apapun dengan partai koalisi, hanya diatur kontrak politik dengan SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masalah itu bukti kita dikucilkan itu kan kita tidak bisa satu kejadian dan tafsirkan. Inikan kita berpolitiknya formal, ya harus ada sesuatu yang formal, tidak bisa dong hanya d tafsirkan, misalnya anda suami istri suatu saat istri anda pergi tidak ngajak anda, otomatis itu cerai, tidak kan. Karena itu harus sesuatu yang formal. hbungan kita adalah hubungan yang formal, ada konrak politik, apapun yang terjadi harus ada formal,"katanya.

Namun kalaupun mendadak ada reshuffle, PKS menghormatinya. Reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden.

"Itu hak preofratif presiden. Mau ada kejadian apa itu tergantung presiden.
silahkan yang punya keinginan silahkan. Tapi kan yang melakukan Pak SBY, saya percaya Pak SBY dengan kenegarawanannya kapan dia harus melakukan itu dan kapan tidak melakukan,"katanya.

Sekalipun apabila reshuffle didasarkan pada pertimbangan mundurnya Wamenkes. "Ya logis-logis saja ketika ada menteri yang mengundurukan diri ya harus ada digantikan apakah wamen sekarang dijadikan menteri, menurut saya proses yang normal saja, semua tergantung pertimbangan presiden,"tandasnya.

(van/mpr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads