Situasi ini berimbas pada lamanya antrean penumpang di koridor IV (Dukuh Atas 2-Pulogadung), koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas), koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu).
"Ya (tidak beroperasi). Efeknya yang di Rambutan itu dialihkan ke Pinangranti. Imbasnya ke antrean penumpang," Humas Badan Layanan Umum Transjakarta Sri Ulina Pinem saat dihubungi detikcom, Senin (30/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tekanan gasnya memang kurang untuk pengisian yang sekarang. Makanya dialihkan. Kita belum tahu sampai kapan. Nanti dari sana yang menghubungi kita," jelasnya.
Ulina mengatakan antrean bus pengisian bahan bakar di Pinangranti akhirnya mengular. Karena bus-bus dari koridor IV, VI, dan VII ikut mengantre di SPBBG Pinangranti tersebut.
"Biasanya di Pinangranti yang banyak itu koridor IX dan koridor VIII. Tapi ini harus double untuk back-up," ujarnya.
(gus/nwk)











































