"Kami pasti akan taat hukum. Kampanye kita tidak boleh dari unsur haram, korup dan kami memiliki SDM yang bagus," terang Hidayat di sela-sela acara bersepeda yang dilakukannya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2012).
Namun, walau memastikan tidak berasal dari hasil korupsi, Hidayat masih enggan menyebutkan dana kampanye yag sudah mereka siapkan. Meskipun memberikan sedikit gambaran, dana kampanye mereka tidak akan memakan biaya besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dalam peluncuran buku Tifatul Sembiring, Hidayat pernah menyampaikan dana kampanye mereka berkisar Rp 53 miliar. Itu diambil dari koceknya sendiri, donatur dari anggota partai di DPR, serta iuran untuk pemenangan. Hidayat juga mengatakan sudah ada perusahaan maupun individu yang hendak menyumbang kelak jika dirinya dan Didik sudah resmi menjadi cagub-cawagub.
Â
"Kalau mengacu pada 2007 (pilkada DKI tahun 2007-red) anggaran kami Rp 53 miliar," kata Hidayat Sabtu (7/4)
(riz/gah)











































