Harapan tersebut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Finlandia merangkap Republik Estonia Elias Ginting dalam audiensi dengan Presiden Estonia Toomas Hendrik Ilves seperti disampaikan Pelaksana Fungsi Politik Rumondang Sumartiani kepada detikcom, Sabtu (28/4/2012)
Dalam audiensi seusai penyerahan Surat-Surat Kepercayaan di Istana Kepresidenan Estonia (Kadriorg Palace), 24/4/2012, Duta Besar juga menyampaikan salam hangat dari Presiden RI dan seluruh rakyat Indonesia kepada Presiden dan rakyat Estonia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Ilves dalam tanggapannya menyampaikan salam hormatnya kepada Presiden RI dan menyampaikan kekagumannya atas kemajuan yang telah dicapai Indonesia selama ini.
Presiden Ilves berharap agar Indonesia dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh kedua negara serta meningkatkan kerjasamanya terutama di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi informasi, budaya dan turisme.
Bentuk kerjasama yang dapat dilakukan antara lain dalam bentuk kunjungan misi dagang, misi budaya, dan pengenalan kuliner Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Duta Besar menyampaikan bahwa Indonesia memiliki komitmen untuk lebih meningkatkan hubungan bilateralnya dengan Estonia dan menyambut baik rencana penunjukan Duta Besar Indonesia untuk Estonia berkedudukan di Tallin. Indonesia mengharapkan agar suatu saat Estonia dapat membuka kedutaan besarnya di Jakarta.
Upacara penyerahan Surat-Surat Kepercayaan kepada Presiden Estonia berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat. Prosesi penyerahan diselenggarakan melalui upacara resmi, dimulai dengan penjemputan Duta Besar oleh Protokol Kemlu Estonia menuju Istana Presiden.
Kemudian Duta Besar disambut oleh Kepala Protokol Estonia di halaman Istana Kepresidenan, dilanjutkan dengan prosesi sambutan kehormatan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta inspeksi pasukan kehormatan.
Di dalam Istana Kepresidenan, Duta Besar diperkenalkan kepada jajaran Sekretariat Kabinet Kepresidenan dan pejabat Kemlu Estonia. Puncaknya adalah prosesi penyerahan Letters of Recall dan Surat-Surat Kepercayaan kepada Presiden Estonia, disusul audiensi tertutup selama 20 menit.
(es/es)











































