"Tidak ada (denda), kecuali mobil itu tertangkap petugas sedang dikemudikan di jalan. Bisa ditilang," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto, kepada detikcom, Minggu (29/4/2012).
Karena itu, polisi hanya meminta Anas untuk mengganti pelat palsu dengan pelat nomor semula. Nopol B 1584 TOM untuk Kijang Innova hitam dan B 69 AUD untuk Toyota Velfire hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, muncul dua keanehan di dua mobil milik Anas. Mobil Innova milik Anas yang ia pakai saat mendampingi istrinya, Athiyyah Laila, menjalani pemeriksaan di KPK menggunakan nomor polisi B 1716 SDC.
Kemudian, berdasarkan foto di Antara, ternyata pada Senin (12/3/2012) lalu, saat membuka diklat SAR Nasional Anggatan I Divisi Tanggap Darurat DPP Partai Demokrat di Cibubur, kendaraan yang dinaiki Anas, yakni Toyota Alphard menggunakan pelat nomor yang sama B 1716 SDC.
Jadi, berdasarkan foto, 2 mobil yang dinaiki yakni Innova saat Anas ke KPK dan Toyota Alphard yang digunakan di Cibubur berpelat nomor yang sama. Tepatnya pelat itu bertuliskan: B 1716 SDC 01.16.
Lewat penelusuran polisi, diketahui pelat nomor B 1716 SDC itu palsu. Polisi juga memberikan informasi bahwa pelat palsu itu dibuat karena Anas sering dibuntuti orang tak dikenal.
(mad/mad)











































