Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa itu terjadi pada pukul 10.00 WIB, Sabtu (28/4/2012) di Kawasan Laut Peudada, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireun. Berawal dari salah seorang oknum di pos angkatan laut pos di TPI kecamatan Peudada meminta ikan kepada salah seorang nelayan Desa Pulo, Kecamatan Peudada, Jafaruddin (35).
Setelah diberi satu tanggok ikan, oknum itu merasa kurang sehingga oknum tersebut meminta lagi ke korban dikarenakan terlalu lama lalu oknum angkatan laut tersebut memukul salah seorang pedagang setmpat hngga babak belur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang oknum itu sering meminta ikan kepada nelayan setempat. Terkadang ikan yang diminta melampaui batas, sehingga hari ini kemarahan nelayan di kawasan TPI Peudada memuncak," kata Kabag Ops Polres Bireun, Kompol Nur Azhari kepada detikcom, Sabtu (28/4/2012).
Menurut Nur Azhari, ada sekitar 400 warga yang merusak pos pemantau milik Lanal Lhokseumawe dan membakar satu unit boat patroli pos tersebut.
Saat ini oknum Lanal tersebut sudah diamankan oleh Subpom Bireun dan sejumlah aparat gabungan masih berjaga-jaga di pos Pemantau Angkatan Laut Peudada.
(mad/mad)











































