Aksi nekat ini dilakukan Kristanto dengan kondisi tangan terikat, ketika kapal jurusan Tahuna Manado yang ditumpanginya berada di perairan kepulauan Bunaken, tepatnya di laut Tanjung Pisok, Sabtu (28/4/2012) sekitar pukul 04.30 WITA.
Informasi yang dihimpun, korban masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Tabukan Utara, Kabupaten Sangihe dalam kasus pencabulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya dia buronan polisi dan tertangkapnya di atas kapal menuju Manado," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado, Iptu Jolly Runtu kepada detikcom, Sabtu (28/4/2012).
Namun saat mendekati perairan Manado, korban berhasil melarikan diri mengelabui polisi dengan berpura-pura kencing.
"Masih dengan tangan terikat, saat keluar kamar kecil langsung melompat ke laut," lanjut Kapolsek.
Sementara Mualim Kapal, Frangky Tantu saat dikonfirmasi sore ini, membenarkan ada penumpang yang melompat ke laut.
"Kapal kami balik lagi untuk mencari korban. Tiga kali mengitari lokasi sampai hari terang tapi tidak menemukannya," jawabnya.
Kabar melompatnya penumpang dari atas kapal direspon Basarnas yang langsung menurunkan anggotanya melakukan pencarian korban.
Pencarian dibagi dalam dua tim yaitu SAR bersama Polairud Polresta Manado serta Polsek Kawasan Pelabuhan dan Administrasi Pelabuhan (Adpel) Manado.
Hingga saat ini, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian.
(ndr/ndr)










































