"Realisasi anggaran Kunker LN sudah jauh menurun. Tahun 2009 lalu Rp 85 miliar, tahun 2010 Rp 56 miliar, dan tahun 2011 hanya Rp 46 miliar. Hanya transparansi harus ditingkatkan," kata Marzuki.
Menurut Marzuki, anggota DPR yang berkunjung ke luar negeri mestinya melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Jerman serius memantau kunjungan kerja anggota Komisi I DPR ke Berlin, Jerman. Dari sekian banyak aktivitas, ternyata mereka juga sempat mampir ke toko-toko mewah.
Hal ini diungkapkan Yoga Kartiko, salah seorang pengurus PPI Berlin. Menurut pria yang akrab disapa Iko, tim PPI Berlin sejak awal sudah membentuk tim untuk memantau kegiatan para anggota Dewan. Tim disebar di hotel, bandara dan pusat perbelanjaan terkenal di ibukota Jerman tersebut.
"Nah, pas Senin (24/4) ada yang lihat mereka sedang belanja. Pakai mobil KBRI pula," kata Iko, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (27/4/2012).
Toko yang didatangi oleh anggota DPR tersebut adalah KaDeWe Berlin dan galeri Lafayette. Barang-barang yang dijual di toko tersebut dikenal cukup berkelas dan mahal.
(van/van)











































