Polisi Malaysia Minta Maaf Telat Kasih Info Soal Kematian 3 TKI NTB

Polisi Malaysia Minta Maaf Telat Kasih Info Soal Kematian 3 TKI NTB

Prins David Saut - detikNews
Jumat, 27 Apr 2012 16:09 WIB
Jakarta - Autopsi yang dilakukan pemerintah Indonesia sudah menyimpulkan 3 TKI asal NTB bukan korban perdagangan organ di Malaysia. Namun, pemerintah Malaysia tetap meminta maaf karena keterlambatan informasi ketiga TKI itu.

"Pihak Malaysia melalui kepolisian Diraja Malaysia juga meminta maaf atas keterlambatan informasi yang diberikan kepada pihak KBRI terkait dengan kematian ketiga WNI yang dimaksud itu," tutur Menlu Marty Natalegawa dalam jumpa pers di Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2012).

Menurut Marty, sudah menjadi prosedur pemerintah Indonesia pengiriman tenaga kerja harus dengan landasan rasa aman. Pemerintah selalu menempatkan perlindungan terhadap WNI sebagai prioritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira itu sudah menjadi ketetapan," tuturnya.

3 TKI ditembak Polisi Diraja Malaysia karena terlibat dalam aksi kejahatan di negeri Jiran tersebut. Sempat muncul dugaan ketiga TKI itu adalah korban perdagangan organ ilegal. Namun otopsi yang dilakukan pemerintah Indonesia menunjukkan organ tubuh ketiganya tidak ada yang hilang.

(gah/mad)


Berita Terkait