"Saya kira, maksud Pak Taufik itu untuk mengingatkan pemerintah, termasuk Pak Muhaimin dan Pak Jumhur, untuk terus bekerja membela TKI," kata Staf Khusus Menakertrans, Faizol Reza dalam keterangannya, Jumat (27/4/2012).
Menurut Faizol, sejak muncul kasus ini Menakertrans langsung membentuk tim. Tim ini terdiri dari Atase Ketenagakerjaan di KBRI Kuala Lumpur dan pejabat kementerian. Tugasnya memperjelas kasusnya dan melakukan verifikasi prosedural.
"Beliau sendiri terus berkomunikasi dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Hishamuddin," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sekali lagi, apa yang menjadi langkah lanjutan pemerintah sangat tergantung pada hasil otopsi ini," ujarnya.
Faizol menambahkan, Malaysia memang menjadi negara tujuan para TKI setelah Arab Saudi. Setelah diberlakukannya moratorium penempatan TKI selama 2,5 tahun, akhirnya kedua pemerintah telah menyepakati membuka penempatan kembali TKI di semester tahun pertama ini.
"Instrumen baru untuk penempatan sudah siap. Kasus ini termasuk ujian apakah bisa kita selesaikan atau tidak. Pak Muhaimin memerintahkan harus segera selesai secepatnya," tuturnya.
(zal/ndr)










































