Jasad Mad Noor TKI yang Tewas Ditembak Polisi Malaysia Diautopsi

Jasad Mad Noor TKI yang Tewas Ditembak Polisi Malaysia Diautopsi

Kusmayadi - detikNews
Jumat, 27 Apr 2012 08:14 WIB
Mataram, - Jasad Mad Noor, TKI terakhir dari tiga yang tewas ditembak polisi Malaysia mulai diautopsi. Seperti autopsi dua jasad sebelumnya, area autopsi dipadati lebih dari seribu warga yang ingin melihat dari dekat.

Pantauan detikcom, autopsi dilakukan di pemakaman umum Embur Embur Teres, Dusun Dasan Kubur, Desa Pengadangan, Kecamatan Peringgesela, Lombok Timur, NTB. Pemakaman itu 1,5 km dari rumah korban. Makam mulai digali pukul 07.00 Wita, Jumat (27/4/2012).

Satu jam kemudian tim dokter forensik Polda NTB memulai proses autopsi. Satu orang perwakilan keluarga menyaksikan langsung proses autopsi di samping makam. Tempat itu dipagari karung putih setinggi 3 meter dibawah atap terop.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Amaq Abil dan Inaq Abil, kedua orang tua Mad Noor, hanya duduk terdiam 20 meter dari area autopsi. Mengenakan baju cokelat Inaq Abil, Ibu Mad Noor mengunyah sirih pinang. Pandangannya menerawang, sayu.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Sukarman Husein di area autopsi mengatakan, Kapolda NTB akan memberi penjelasan hasil autopsi siang nanti. Keluarga tiga TKI akan dihadirkan dalam penjelasan itu.
Jasad Mad Noor, TKI terakhir dari tiga yang tewas ditembak polisi Malaysia mulai diautopsi.
Mad Noor bernama asli Misdar. Ia bungsu dari enam bersaudara. Ia berangkat empat tahun silam ke Malaysia sebelum akhirnya dipulangkan setelah tewas.

Dua TKI sebelumnya telah diautopsi Kamis kemarin. Keluarga Herman melihat jasad TKI itu tidak ada matanya. Sementara keluarga Abdul Kadir Jaelani, melihat jasadnya penuh jahitan di sekujur tubuh, tidak hanya di bagian depan, tapi juga dari leher hingga punggung.

Herman, Abdul Kadir dan Mad Noor ditembak polisi Malaysia 22 Maret 2012. Sesuai dokumen yang menyertai, Herman terkena tembakan di kepala, sedangkan Abdul Kadir terkena tembakan banyak. Sementara Mad Noor terkena tembakan berganda.

Keluarga yang melihat mayat ketiga TKI itu di Malaysia, menemukan kejanggalan. Ketiga TKI mendapat jahitan di mata, lalu jahitan melintang dari dada dekat lengan kiri ke dada dekat lengan kanan.

Jahitan juga ada pada bagian tengah perut vertikal dari dada hingga perut bagian bawah pusar, serta jahitan melintang dari perut sebelah kanan ke perut sebelah kiri.

(fdn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini