"Sampai malam ini tidak ada undangan rapat pleno. Saya enggak tahu apa-apa, setiap rapat di DPP enggak pernah diundang kecuali ada acara khusus," ujar Akbar Tanjung saat dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2012) malam.
Akbar menagih janji DPP yang sebelumnya menyebut akan ada pertemuan tokoh senior dengan pengurus DPP termasuk Ketum Golkar Aburizal Bakrie. "Kami ingin tetap berdiskusi sebagai dewan pertimbangan partai. Sebaiknya DPP bicara dengan kami untuk mendengar saran dan pertimbangan," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Surat itu berkaitan dengan Pilpres ,sebaiknya kita bicarakan dan sepakati dulu mengenai sistem tata cara dan mekanisme penetapan capres Golkar. Jangan terburu-buru dengan persoalan yang lain," kata Akbar.
Hari ini Golkar menggelar rapat pleno pengurus harian DPP di kantor Golkar, Slipi, Jakarta Barat. Agenda utama yang dibahas adalah pelaksanaan Rapimnassus untuk menetapkan capres yang dipilih.
(fdn/tor)










































