Perampok Parlente di Penjaringan Gagal Beraksi Setelah Diserbu Warga

Perampok Parlente di Penjaringan Gagal Beraksi Setelah Diserbu Warga

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 26 Apr 2012 23:08 WIB
Jakarta - Kawanan perampok yang bergaya parlente gagal melancarkan aksinya di sebuah warga di Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara siang tadi. Serbuan warga membuat para pelaku kabur dari lokasi tanpa hasil jarahan.

"Para pelaku belum sempat mengambil barang di rumah korban karena korban berteriak minta tolong," kata Kapolsek Penjaringan AKBP Aries Syahbudin saat dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2012).

Aries mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah bernama Rudi Aliong sedang tidak berada di rumahnya. "Kebetulan cuma tinggal lima pembantunya, semuanya perempuan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pembantu bernama Wiwin (18) saat itu menerima kedatangan tamu tak diundang. Kepada Wiwin, tamu tersebut mengatakan hendak memperbaiki meja dan kursi atas suruhan majikannya.

"Kemudian saat pintu pagar dibuka, lalu masuk lagi 2-3 temannya ke dalam," ujarnya.

Melihat hal itu, Wiwin langsung menaruh curiga. Seketika itu pula, Wiwin berteriak kencang sehingga teriakannya itu membuat warga berdatangan ke rumah mewah tersebut.

"Karena panik, pelaku kemudian kabur. Sebelum kabur, mereka sempat memukul kepala korban dengan benda tumpul sehungga mengakibatkan kepalanya bocor," jelasnya.

Warga yang berdatangan kemudian mengejar para pelaku. Namun, pelaku berhasil meloloskan diri dengan menumpang mobil sedan.

"Warga sempat memukul kaca mobil pelaku. Tetapi mereka tetap berhasil melarikan diri. Menurut saksi, mereka lari ke arah Emporium, Pluit," jelasnya.

Meski tidak ada kerugian materi, aparat setempat tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku karena telah melukai korban. Polisi saat ini tengah memeriksa rekaman CCTV yang ada di rumah tersebut.

"Menurut korban, pelaku berciri-ciri berkulit putih, tinggi dan pakai baju batik, rapi," katanya.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dalam peristiwa tersebut. Sementara korban yang mengalami luka sempat dibawa ke UGD rumah sakit terdekat.

Sementara itu, modus perampokan serupa juga terjadi di rumah warga di Jalan Bandengan Selatan, Tambora, Jakarta Barat pada Selasa (24/4) pukul 10.00 WIB lalu. Pelaku yang berjumlah sekitar 6 orang berhasil menggondol perhiasan emas senilai Rp 350 juta berikut uang tunai Rp 50 juta dan 4 unit HP.

"Pelaku datang ke lokasi seolah-olah hendak memperbaiki PAM," ujar Kapolsek Tambora Kompol Donnie Eka Syahputra saat dihubungi secara terpisah.

(mei/fdn)


Berita Terkait