Pelantikan PM Singapura, Lebih dari 1.400 Tamu Diundang
Kamis, 12 Agu 2004 10:50 WIB
Jakarta - Lebih dari 1.400 tamu diundang untuk menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Perdana Menteri (PM) Singapura yang baru dan kabinetnya. Lee Hsien Loong, putra mantan PM pertama Singapura, Lee Kuan Yew, hari Kamis ini dilantik sebagai PM ketiga di negeri Singa itu.PM baru itu tidak hanya mengundang orang-orang penting, namun juga warga Singapura dari berbagai kalangan -- mulai dari atlit hingga aktris. Lee akan menggantikan PM Goh Chok Tong yang telah memimpin negara pulau itu selama hampir 14 tahun.Pelantikan Lee ini berbeda dengan pelantikan Goh sebelumnya. Waktu itu hanya dihadiri sekitar 200 tamu undangan, yang sebagian besar adalah para pejabat pemerintah dan kehakiman. Namun kali ini, orang-orang dari berbagai ragam profesi diundang. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (12/8/2004)Mulai dari duta besar, atlit, pengusaha, selebritis, hingga pengemudi taksi dan penjaja makanan. Mereka semua akan menyaksikan upacara pengambilan sumpah Lee dan akan bergabung dalam acara jamuan makan setelahnya.Pihak Kantor PM menyatakan bahwa acara akan berlangsung sederhana namun bernuansa multikultural untuk menggambarkan keragaman Singapura. Banyak yang tidak menyangka akan mendapat undangan untuk datang ke Istana, tempat event besar itu digelar. Salah satunya, Martoyo Ngawan yang telah menjadi penjaja sate selama 25 tahun. Ia beserta 10 penjaja makanan lainnya dari seluruh Singapura diundang untuk menyaksikan momen bersejarah itu. "Saya sangat tersanjung karena kami hanya orang biasa... saya merasa sangat gembira dan juga sangat terkejut," tuturnya. Bahkan seorang pelajar SMP juga diundang ke acara tersebut. Clara Lock, remaja putri berusia 14 tahun akan mengenakan seragam sekolahnya dalam seremoni tersebut. Ia telah mengirim email kepada PM Lee guna menanyakan apakah dirinya bisa datang ke acara pengambilan sumpah tersebut. "Saya pikir pasti ada banyak orang yang mengirim email dan saya tahu banyak orang yang menginginkan kesempatan ini untuk menyaksikan event tersebut, jadi waktu saya kirim email saya tidak begitu yakin bahwa saya akan diundang," tutur Lock.
(ita/)











































