"Kami sampaikan bahwa isu meninggalnya Menkes adalah TIDAK BENAR," tulis Puskom Kemenkes dalam pesan BBM yang beredar, Kamis (26/4/2012).
Lewat akun twitter @puskomdepkes, penegasan yang sama juga disampaikan. "Tweeps, berita/informasi yg mengatakan bahwa Menkes telah meninggal dunia adalah tidak benar. Beliau msh menjalani perawatan di RSCM," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Entah bagaimana asalnya pada Kamis pagi beredar isu bahwa Menkes meninggal dunia. "Sekarang masih di RSCM, itu saja, seperti kemarin saya kirim rilis," tegas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenkes drg Murti Utami ketika dihubungi detikcom, Kamis (26/4/2012).
Menkes menjalani perawatan di RSCM karena merasa tubuhnya nyeri. Kesimpulan hasil pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan tim dokter, Menkes memerlukan pengobatan berupa radioterapi atau radiasi secara serial. Selain radioterapi, dilakukan pula pemantauan kondisi darah dan metabolisme untuk meningkatkan stamina/kondisi tubuh.
Menkes dideteksi mengidap kanker paru sejak Oktober 2010. Sejak itu Menkes telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun.
Pengobatan yang selama ini telah dijalani oleh Menkes antara lain radiasi lokal dan bedah beku, tujuannya untuk mengobati kanker secara lokal serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Kemenkes menyebutkan, selama menjalani perawatan di RSCM, Menkes masih memberikan arahan kepada para stafnya.
(nrl/nrl)










































