Pentas teater berjudul "Arukoba" ini dimainkan di Taman Budaya Lampung, Rabu (25/4/2012). Sebagian besar tokoh dalam teater dimainkan oleh para pelajar SMA. Iswadi Pratama dari Teater Satu dipercaya menjadi sutradara.
Pentas ini disaksikan ratusan pelajar dari SMA dan SMK di Bandar Lampung. Hampir semua sekolah mengirimkan wakilnya untuk menyaksikan pertunjukan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teater ini menggambarkan bagaimana jika pelajar memakai narkoba. Pentas ini tentang contoh yang buruk jika memilih untuk menjadi pecandu narkoba," kata Kepala BNP Lampung Hery Suliyanto, Rabu (25/4/2012).
Hery mengatakan teater dipilih sebagai media untuk mensosialisasikan bahaya narkoba karena lebih mengena ke pelajar. Pemain teater yang diisi para pelajar ini juga memudahkan agar pesan-pesan soal narkoba bisa diserap siswa SMA dan SMK.
"Pesan yang disampaikan dalam bentuk pentas teater lebih mudah dicerna dan diingat para pelajar," ujarnya.
Selain mengadakan pentas teater, BNP juga sudah melaksanakan tes urine di kalangan pelajar. Menurut Hery, tes urine untuk mengetahui sejauh mana narkoba telah menjangkiti pelajar. Tes ini juga untuk memberi tahu orangtua jika ada anaknya yang sudah memakai narkoba.
"Ke depan akan ada konser musik yang menjadi bagian dari kampanye anti narkoba," tuturnya.
(rmd/rmd)











































