Pada Selasa (3/4) malam di Cikeas, Syarif mengatakan dengan lugas bahwa PKS sudah berakhir di koalisi. Alasannya, ada sejumlah code of conduct yang dilanggar. Dia juga memastikan koalisi saat ini tinggal lima partai minus PKS.
Sejumlah spekulasi pun muncul. Mulai dari isu reshuffle kabinet hingga pengurangan jatah menteri. Berbagai kalangan sudah memberi sinyalemen ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Politik tidak boleh gaduh, harus kondusif. Jadi kalau keputusan diambil saat kondisi gaduh itu kan tidak bagus," kata Syarif Hasan saat ditanya soal kelanjutan keputusan Setgab tersebut, Rabu (25/4/2012).
Syarif yang juga Menteri Koperasi dan UKM ini tak mau memberi jawaban pasti soal PKS. Termasuk soal pengurangan menteri atau pendepakan.
"Tergantung peta koalisi," jawabnya ngambang.
Saat ditanya kembali maksud pernyataan soal anggota koalisi tinggal 5 partai, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini menjawab, "Iya itu maksudnya yang solid tinggal 5,"
Jadi, apakah ada kemungkinan PKS keluar koalisi? "Ya ini kan lagi proses, mudah-mudahan semakin baik, kan kalau baik semakin enak. Kita tunggu aja. Tidak perlu ada di Setgab atau nggak," jawabnya.
(mad/nwk)











































