Seperti yang dilakukan oleh pasangan bakal calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini. Poster dengan wajah mereka terlihat di halte busway TransJakarta Imigrasi, Mampang, Jakarta Selatan. Menanggapi hal itu, Hidayat Nur Wahid (HNW) merasa itu merupakan hal yang wajar.
"Kalau dikatakan etis atau tidak etis, orang bisa menafsirkannya dengan cara yang berbeda. Saya dengar dari KPUD sendiri tidak melanggar apapun, karena kita belum ditetapkan sebagai calon," ujar HNW di halte bus TransJakarta Harmoni, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan hanya saya saja, tapi semua calon gambarnya juga ada di mana-mana," katanya.
"Kami merasa tidak ada yang dilanggar. Kami mendaftar dan diekspose ke mana mana oleh media. Kami belum ditetapkan, tapi justru saat ini media massa semua mengundang kami ke kantornya. Apakah kemudian KPU mengatakan media tidak etis?" imbuhnya.
Oleh karenanya, HNW menganggap sebaiknya KPUD DKI lebih fokus dalam persiapan pemilihan orang nomor 1 DKI yang akan digelar pada Juli mendatang. "Daripada mengurusi etis tidak etis, lebih baik KPUD fokus bekerja untuk selesaikan daftar calon pemilih," tegasnya.
(gah/mok)










































