"Sudah dikuburkan pagi tadi," kata kakak almarhum, Abdurahman, saat dikonfirmasi, Rabu (25/4/2012).
Orang tua Endra menjemput jenazah almarhum pagi tadi di RS Polri. Sebelumnya, sejak 29 Maret lalu, jasadnya tidak bisa dibawa pulang. Polisi saat itu, hingga 2 minggu setelah penembakan, masih belum mengizinkan dengan alasan penyidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endra tewas ditembak polisi pada penggerebekan pada 29 Maret lalu di kontrakannya. Polisi menuding Endra, yang sehari-hari berjualan jus, terkait dengan kelompok yang melakukan penyerangan pada polisi di Bekasi dan juga kasus perampokan. Endra juga disebut sebagai terduga teroris. Keluarga sudah menepis seluruh tudingan ini.
(ndr/nrl)










































