"Inafis itu tetap berjalan. Hanya saja kami menyadari terkait masalah pembiayaan, Polri tengah mengkaji ulang kembali," ujar Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar dalam jumpa pers, di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2012).
Menurut Boy, pihaknya berkoordinasi dengan kementrian terkait pembayaran Inafis.
Dari hasil koordinasi itu, kemungkinan bisa saja ongkos Inafis digratiskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, lanjut Boy, untuk membuat Inafis masyarakat tidak perlu merogoh kocek Rp 35 ribu alias gratis. Polri menggratiskan pada 5 ribu orang. Sedangkan sampai hari ini, sudah ada 4 ribu orang yang sudah membuat Inafis gratis.
Inafis dinilai sejumlah kalangan tidak efisien karena dianggap tumpah tindih dengan e-KTP yang dikeluarkan Kemendagri secara gratis.
(nwy/nrl)










































