RI & Malaysia Harus Kerjasama Usut Penjualan Organ TKI

RI & Malaysia Harus Kerjasama Usut Penjualan Organ TKI

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 25 Apr 2012 13:53 WIB
Jakarta -

Migrant Care menilai pemerintah Indonesia belum serius mengusut dugaan penjualan organ tubuh 3 TKI di Malaysia. LSM ini mendesak pemerintah Indonesia dan Malaysia bekerjasama mengusut kasus tersebut sampai tuntas.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Migrant care, Anis Hidayah, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Migrant Care menyampaikan tiga tuntutan kepada pemerintah Indonesia dan Malaysia. Migrant Care meminta pemerintah mengusut kasus ini dengan mekanisme kerjasama internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama pengusutan extra Judicial Killing melalui mekanisme hukum di Malaysia dan mekanisme internasional. Kedua, pengusutan dugaan korban sindikasi penjualan organ tubuh melalui pembuktian medisa atau autopsi, dan ketiga evaluasi keteledoran, pembiaran, dan keterlambatan KBRI Kualalumpur dalam penaganan kasus tiga TKI," kata Anis.

Kepada pemerintah Malaysia, Migran Care meminta agar dibuka akses seluas-luasnya untuk penyelidikan kasus ini. Kedua, Migrant Care minta Malaysia memanggil pihak-pihak yang diduga terkait penembakan dan autopsi terhadap 3 TKI, yakni polisi dan pihak rumah sakit.

"Ketiga, Malaysia harus segera memberikan klarifikasi dan informasi resmi kepada pemerintah Indonesia mengenai peristiwa penembakan," tandasnya.

(van/aan)


Berita Terkait