Autopsi 3 TKI, Polda NTB Siapkan Enam Dokter Forensik

Autopsi 3 TKI, Polda NTB Siapkan Enam Dokter Forensik

Kusmayadi - detikNews
Rabu, 25 Apr 2012 13:03 WIB
Mataram - Polda NTB akhirnya siap mengautopsi jasad 3 TKI asal Lombok Timur, NTB yang diduga menjadi korban penjualan organ tubuh. Autopsi dijadwalkan selama dua hari, Kamis (26/4) hingga Jumat (25/4), dan melibatkan enam dokter forensik.
 
"Kita baru saja menerima perintah dari Mabes Polri. Autopsi akan kita lakukan selama dua hari mulai Kamis besok dan berlanjut pada hari Jumat," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda NTB, Komisaris Polisi Lalu Wirajaya, di Mapolda NTB, Jalan Langko, Kota Mataram, Rabu (25/4/2012) siang.
 
Wirajaya mengatakan, autopsi akan dimulai pukul 07.00 Wita dan melibatkan enam tim dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB. Autopsi akan dilakukan di lokasi pemakaman tiga TKI itu di Dusun Pancor Kopong, Desa Peringgesela Selatan dan Desa Pengadangan, Lombok Timur.
 
"Pada hari Kamis, autopsi akan dilakukan pada dua jasad TKI, dan satu jasad TKI lagi akan diautopsi pada hari Jumat," kata Wirajaya.
 
Sebelum ada perintah dari Mabes Polri itu, Polda NTB sempat gamang untuk mengautopsi tiga jasad TKI itu.
 
Tiga TKI yang diduga menjadi korban penjualan organ tubuh itu adalah Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Noor (28). Mereka telah dimakamkan pada 6 April 2012. Ketiganya tewas ditembak polisi Malaysia. Dalam dokumen kematian, satu TKI terkena tembakan di kepala, seorang lagi terkena tembakan berganda dan seorang lainnya terkena tembakan dalam jumlah banyak.
 
Namun keluarga yang melihat mayat TKI di Malaysia menemukan kejanggalan pada jasad ketiga TKI tersebut. Kejanggalan itu terdapat pada jahitan tubuh korban. Ketiganya mendapati jahitan yang sama. Semua korban dijahit pada bagian kedua matanya, di dada bagian atas dari dekat lengan kanan ke lengan kiri terdapat jahitan lurus melintang.
 
Jahitan juga terlihat dari dada hingga ke bagian tengah perut nyambung tengah jahitan atas terjahit hingga bawah pusar. Sementara di bawah pusar terlihat jahitan dari perut bagian kiri hingga bagian kanan.

(trw/trw)


Berita Terkait