"Hasil pemeriksaan dari tim Gegana Kelapa Dua, bagian Kimia, Biologi, dan Radiasi, menerangkan bahwa 2 lembar surat itu negatif mengandung virus anthrax," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi detikcom, Rabu (25/4/2012).
Rikwanto mengatakan kedua staf Kedubes Prancis, Fabian dan Ghillian, yang sebelumnya diisolasi akhirnya dipulangkan. Keduanya diminta tetap berada di kantor Kedubes Prancis di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal pekan ini Kedubes Prancis untuk Indonesia digegerkan dengan penerimaan amplop yang bertuliskan '#Antrac'. Seorang staf Kedubes lantas menghubungi Polsek Menteng untuk memeriksa amplop yang tak tertulis nama dan alamat pengirim tersebut.
Amplop itu ditujukan kepada staf Kedubes Fabian dan Ghillian. Kedua staf yang sudah memegang amplop itu lalu diisolasi. Amplop tersebut selanjutnya dibawa tim Gegang ke Mako Brimob untuk diperiksa.
Ka BIN Marciano Norman pada Selasa petang kemarin menyatakan, amplop itu hanya ancaman belaka. "Iya, itu cuma tulisannya aja (seperti) antraks. Sudah pasti bukan virus antraks. Tapi akan didalami," ujarnya.
(gus/nrl)










































