"Harapan kita adalah yang terpilih nanti adalah sosok yang pro-bisnis, pro-dunia usaha," ujar Sarman usai Diskusi Eksklusif HPPI, dengan tema 'Gubernur DKI Jakarta Harapan Pengusaha', di Gedung Sasana Prasada Karya, jalan Suryo Pranoto, Selasa (24/4/2012).
Menurutnya, Jakarta ini merupakan kota jasa. Jakarta tidak memiliki pertanian, pertambangan maupun perkebunan, sehingga Jakarta membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki visi mengerti perputaran ekonomi di ibukota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun walau demikian, menurut Sarman tidak harus Gubenur Jakarta adalah sosok pengusaha atau pebisnis. Karena yang terpenting adalah visi perekonomian yang dimiliki.
"Sekarang APBD Jakarta hampir 36 Triliun rupiah, itu sebagian besar pajak dari pengusaha. Katakanlah kita makan di restoran, mall, atau ke diskotik, 20 persen pajaknya itu kan dari pengusaha. Jadi kita mau, tolong dikondisikan bagaimana iklim usaha yang kondusif di Jakarta," ujarnya.
Lalu, siapa calon gubernur yang dipilih para pengusaha itu?
"Kami belum ada keputusan akan mendukung siapa, karena KPU belum menentukan calon definitif gubernur DKI Jakarta. Kami juga belum mengetahui visi misi calon. Tapi kami sedang mengadakan polling calon gubernur pilihan pengusaha Jakarta," tukas Sarman.
(gah/gah)











































