Lambatnya penanganan kasus tersebut membuat Asep harus datang kembali ke kantor Polsek Jatinegara, Selasa (24/4/2012). Asep datang untuk menanyakan perkembangan kasus yang telah membuat tangannya cacat tersebut.
"Saya mau tanya perkembangan kasusnya," kata Asep di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (24/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bersama kakak saya Tatang dan Ketua RT kemudian mendatangi rumah mereka," terangnya.
Namun tiba-tiba saja Asep diserang oleh tiga orang kakak beradik ini. Akibat serangan menggunakan celurit dan samurai ini, jari kelingking asep putus.
"Jari saya kena celurit dan putus," ucap Asep.
(nal/vta)











































