Kepala BIN: Paket di Kedubes Prancis Bukan Virus Antraks

Kepala BIN: Paket di Kedubes Prancis Bukan Virus Antraks

- detikNews
Selasa, 24 Apr 2012 16:33 WIB
Jakarta - Kepala BIN Marciano Norman memastikan paket bertuliskan '#Antrac' di Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bukan virus antraks seperti yang dikhawatirkan selama ini. Paket itu hanya ancaman saja.

"Itu bukan (virus) antraks," kata Marciano sebelum rapat kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (24/4/2012).

Marciano menegaskan tulisan di paket tersebut hanya ancaman. "Iya, itu cuma tulisannya aja (seperti) antraks. Sudah pasti bukan virus antraks. Tetapi akan didalami," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tempat yang sama Menlu Marty Natalegawa belum tahu soal paket tersebut. Sementara Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyerahkan masalah tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Kapolda yah," jawabnya singkat.

Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia pada Senin (23/4) dibuat geger dengan paket kiriman dari Amerika Serikat dengan label '#Antrac'. Akibatnya, dua petugas kedubes terpaksa diisolasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Paket surat tersebut dikirim sekitar pukul 12.00 WIB, ke Kedutaan Prancis di Menara BCA lantai 40 Jalan Jenderal Sudirman. Polsek Menteng menerima laporan dari seorang pegawai kedubes bernama Fitri.

(mad/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads