TNI dan Polri akan Hukum Anggotanya yang Terlibat Bentrok di Gorontalo

TNI dan Polri akan Hukum Anggotanya yang Terlibat Bentrok di Gorontalo

M. Rizal - detikNews
Selasa, 24 Apr 2012 16:23 WIB
Jakarta - Panglima Kostrad dan perwira tinggi Polri turun tangan langsung menangani kasus bentrokan antara oknum prajurit Kostrad TNI AD dengan Brimob Polda. Sudah ada kesepakatan bahwa kejadian yang meletus pada akhir pekan lalu akan ditindaklanjuti ssesuai proses hukum yang berlaku.

"Pagi ini Panglima Kostrad, Panglima Kodam dan perwira tinggi kepolisian sudah berada di Gorontalo. Sudah ada kesepakatan, kalau ada anggota Polri dan TNI yang bersalah akan dihukum," kata Panglima TNI, Laksamana Agus Surhartono, usai membuka 2nd ASEAN Chief Military Medicine Conference (ACMMC) 2012 di Hotel Borobudur, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2012).

Menurutnya, sejak kemarin berlangsung pertemuan marathon dua pihak untuk menyelesaikan 'kesalahpahaman' yang terjadi. Pertemuan menyepakati perlu upaya peningkatan hubungan baik antara prajurit TNI dengan anggota Polri, sebab awak dua lembaga penting negara tersebut harus bersinergi dalam menjalankan tugas yang menjadi kewajibannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti dengan kegiatan olahraga, kebudayaan, patroli bersama dan lainnya. Ini semua agar hubungan yang baik antara TNI dan Polri tetap terjaga. Kita semua ingin TNI dan Polri kompak menjaga NKRI," papar mantan KSAL ini.

"Bila ada riak perbedaan dari hubungan anggota Polri dan TNI, kita kembalikan ke jalur yang benar," sambungnya.

(lh/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini