"Pagi ini Panglima Kostrad, Panglima Kodam dan perwira tinggi kepolisian sudah berada di Gorontalo. Sudah ada kesepakatan, kalau ada anggota Polri dan TNI yang bersalah akan dihukum," kata Panglima TNI, Laksamana Agus Surhartono, usai membuka 2nd ASEAN Chief Military Medicine Conference (ACMMC) 2012 di Hotel Borobudur, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2012).
Menurutnya, sejak kemarin berlangsung pertemuan marathon dua pihak untuk menyelesaikan 'kesalahpahaman' yang terjadi. Pertemuan menyepakati perlu upaya peningkatan hubungan baik antara prajurit TNI dengan anggota Polri, sebab awak dua lembaga penting negara tersebut harus bersinergi dalam menjalankan tugas yang menjadi kewajibannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila ada riak perbedaan dari hubungan anggota Polri dan TNI, kita kembalikan ke jalur yang benar," sambungnya.
(lh/)










































