Informasi yang dikumpulkan detikcom, Selasa (24/4/2012), data transaksi mencurigakan itu sudah dipegang Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Data laporan hasil analisa itu pun sudah diserahkan ke KPK.
"Ada 3 nama itu. Sudah tinggal diolah," terang sumber detikcom yang enggan disebutkan namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sesuatu yang belum jelas lebih baik kita tunggu penegakan hukum," terang Ramadhan.
Sedang Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi setali tiga uang dengan sikap politisi PD. Viva menuding transaksi mencurigakan yang mengaitkan dengan kader PAN Yasti sebagi upaya hendak menjatuhkan kredibilitas partainya.
"Itu tidak benar, itu bermotif character assasination dan menjatuhkan kredibilitas PAN," Viva yang juga Wakil Ketua FPAN DPR ini.
Sebenarnya, soal transaksi mencurigakan anggota DPR ini pernah disebut oleh PPATK beberapa waktu lalu. Di DPR, PPATK pernah menyebut ada 2.000 terkait anggota DPR. Tapi apakah benar transaksi itu menyangkut ketiga orang itu, belum tentu juga. Pastinya data dugaan transaksi mencurigakan itu masih dikantung KPK.
secara terpisah, Ketua PPATK, M Yusuf pun sudah membantah pernah mengeluarkan nama-nama siapa saja yang terkait transaksi itu.
"Saya nggak tahu tiga nama itu didapat dari mana. Karena kita tidak pernah mengeluarkan statement pernyataan seperti itu," kata Yusuf kepada wartawan.
(ndr/)











































