"Kita dari dulu Golkar itu dewasa dinamika internal itu ada iya. Dinamika internal dimungkinkan karena egaliternya, semua disesuaikan sesuai mekanisme partai disepakati bersama. Tidak ada pembangkangan, soliditas partai kuat, struktuktur juga kuat, nggak ada dasar menggelar Munaslub," kata Ibnu, dalam pesan singkat kepada wartawan, Selasa (24/4/2012).
Selain itu, kata dia, forum DPD II yang mengusulkan Munaslub tidak masuk AD/ART Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagipula, menurut dia, mayoritas DPD I Golkar sepakat Rapimnasus pencapresan Ical dipercepat. Suara dukungan juga datang dari DPD II Golkar.
"Yang kedua usulan itu datangnya dari DPD I dan DPD II. Memang waktu awal-awal DPD I berjumpa punya kesepahaman dibawa ke Rapim. Contohnya Sulawesi dari DPD II dibawa ke atas, jadi aneh. Saya katakan mekanisme di Golkar sesuai prosedur berjalan. Sebelum Rapimnas juga ada Rapimda," tandasnya.
Rencana Ical mempercepat Rapimnasus pencapresannya digugat forum DPD II Golkar se-Indonesia. DPD II Golkar mengancam menggulingkan Ical.
(van/aan)










































