"Kalau saat sekarang ini memang soal kenaikan harga BBM tidak dikehendaki. Akibat harga BBM tidak jadi mengurangi subsidi jadi tidak ada jalan lain kecuali diarahkan pada pengendalian subsidi kalau tidak nanti BBM bersubsidi jebol lebih dari 40 juta kiloliter dan bisa membebani negara,"kata Agung kepada detikcom, Selasa (24/4/2012).
Menurut Agung pembatasan BBM bersibsidi akan sesuai sasaran. Kebijakan ini diyakini tidak akan membebani rakyat kecil secara langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah rencananya akan segera memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi. Mobil pribadi dengan kapasitas mesin diatas 1500 cc dilarang menggunakan BBM jenis premium.
Kebijakan ini ditentang FPDIP DPR. PDIP menuding pemerintah memojokkan rakyat kelas menengah kebawah untuk membeli BBM jenis pertamak, tanpa melanjutnya program konversi BBM ke BBG.
(van/)











































