"Sudah banyak solusi yang dinyatakan oleh para ahli dan saya yakin pemerintah juga sudah mendengarkan hal itu. Tapi saat ini hal itu tidak bisa cepat dilakukan sementara tekanan terhadap APBN semakin berat setiap harinya. Maka meskipun pahit langkah untuk membatasi penggunaan BBM untuk kendaraan diatas 1500 cc atau yang boros penggunaan bahan bakar harus dibatasi,"kata Marzuki dalam siaran pers, Senin (23/4/2012).
Marzuki mengakui kondisi saat ini dimana pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin diatas 1500 cc belum tentu orang kaya dan mampu. Banyak pemilik kendaraan yang relatif tua dengan kapasitas mesin yang besar bukanlah orang kaya sehingga terkesan menjadi tidak adil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, Maruki berharap kebijakan ini bisa ikut mendorong para pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin besar untuk mengalihkan ke BBG. Sehingga kebijakan menurunkan subsidi BBM bisa didukung oleh masyarakat.
"Toh BBG jauh lebih murah.Saya yakin juga akan ada langkah konkriet pemerintah kedepannya untuk mengurangi subsidi BBM dengan membangun SPBG dan kendaraan umum,"tandasnya.
(van/fjr)











































