Perusakan oleh geng motor di Hotel Dafam Semarang, Minggu (22/4/2012) kemarin, diduga dilakukan kelompok bernama Ran. Pemimpin dari kelompok tersebut adalah remaja berusia 15 tahun yang biasa dipanggil Mbah Ran.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengatakan, dari keterangan para saksi dan korban, diperoleh nama Mbah Ran dan sekarang sudah masuk dalam daftar target operasi (TO) pihak kepolisian.
"Sudah masuk daftar TO. Jika dalam seminggu belum tertangkap, maka kami akan belajar lagi," kata Kombes Pol Elan Subilan usai menghadiri acara di Jalan Majapahit, Semarang, Senin (23/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Semarang baru muncul embrio dari geng motor, karena itu kami setiap hari akan melakukan pengamanan di Jalan Seokarno Hatta, Jalan Dr.cipto, Jalan Mataram, Jalan Arteri, dan Jalan Suratmo," ujar Elan.
"Hal itu dilakukan agar warga Semarang tenang," imbuhnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap kelompok Mbah Ran dan puluhan anggotanya yang diperkirakan mencapai 50 orang.
Perusakan oleh sejumlah orang yang diduga geng motor di Semarang terjadi Minggu (22/4), sekitar pukul 04.00 WIB di Hotel Dafam, Jalan Imam Bonjol, Semarang. Akibatnya beberapa fasilitas parkir hotel rusak dan LCD di pos parkir raib.
(alg/trw)











































