"Sedang kami proses berdasarkan laporan verbal dari pengawas, kalau ada laporan pasti kami tindak," ujar Nuh di sela-sela meninjau UN SMP di SMP 19, Jl Bumi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2012). Nuh tiba di SMP berstandar internasional ini pukul 05.10 WIB.
Menurut Nuh, laporan UN SMA di Medan setahun lalu juga langsung ditindaklanjuti setelah mendapat laporan dari pengawas ujian. Pihaknya langsung terjun ke SMA yang dimaksud untuk memeriksa lembar jawaban ujian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FSGI menemukan 3 bentuk kecurangan UN SMA di Jakarta. 3 Bentuk kecurangan itu yakni, pertama, para pengawas di beberapa sekolah menyaksikan para siswa tampak membulatkan jawaban tanpa membaca soal. Hal ini diduga para siswa sudah mengetahui jawabannya dan kemungkinan dihafalkan.
Kedua, ditemukan sekolah yang siswanya di pagi hari sudah hadir untuk berkumpul di tempat tertentu di sekitar sekolah untuk menyalin jawaban.
Ketiga, ditemukan sekolah yang meminta pengawas untuk tidak mengganti tipe soal. Artinya soal A sampai E tidak boleh diputar berganti. Kalau si Budi dapat soal A di hari pertama UN, maka sampai hari terakhir dia akan tetap mendapat soal tipe A.
3 Kecurangan itu dibeberkan Sekjen FSGI Retno Listiarti dalam jumpa pers di ICW, di Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012).
(nik/nrl)











































