Jokowi: Proses Birokrasi Jangan Dipermainkan, Jangan Ditawar & Dibeli

Jokowi: Proses Birokrasi Jangan Dipermainkan, Jangan Ditawar & Dibeli

Muhamad Arif - detikNews
Minggu, 22 Apr 2012 19:10 WIB
Jokowi: Proses Birokrasi Jangan Dipermainkan, Jangan Ditawar & Dibeli
Jakarta - Dalam proses-proses birokrasi, kecepatan itu penting. Jangan mempermainkan proses birokrasi, menawar apalagi membelinya.

"Dulu di Solo mengurus KTP itu bisa berhari-hari dan mengurus izin bisa berbulan-bulan tergantung izinnya. Sekarang KTP bisa satu jam, dan mengurus izin-izin paling lama 6 hari," tutur cagub DKI Jakarta asal PDIP dan Gerindra, Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam diskusi 'Profesional Jakarta, Jakarta Baru: Kenapa Harus Jokowi dan Basuki?' di Balai Sarwono, Waroeng Solo, Jalan Madrasah, Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (22/4/2012). Hadir juga rohaniwan Franz-Magnis Suseno dan Direktur Intrans Darmaningtiyas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan proses kecepatan itu, ya jangan dipermainkan. Aturan ya aturan. Jangan ditawar-tawar, jangan dibeli-beli. Konsistensi untuk itu yang tidak ada. Kalau sebuah bangunan nggak ada parkiranya ya distop dulu. Kalau mau buat mal, ada hitung-hitungannya terutama untuk parkir. Intinya semua aturan tidak bisa dibeli sehingga semua bisa tertata dengan baik," jelas dia.

Mempercepat proses birokrasi, membuat perhitungan untuk lahan parkir bila membangun gedung, untuk Jakarta yang APBD-nya Rp 180 triliun selama 1 periode jabatan gubernur, sangat besar sekali.

"Beda dengan Solo. Jadi menggunakan uang itu harus ada hitung-hitungannya. Asal niatnya ada, kalau APBD-nya nggak cukup ya diserahkan ke swasta. Pemerintah itu diberikan power tapi gunakan dengan baik. Subway itu hanya masalah teknis, kalau ada uang tinggal dijalankan," tegas Jokowi.

(nwk/nrl)


Berita Terkait