Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menerangkan, tersangka pertama yang ditangkap adalah AK atau Abdul Kahar alias Idung (22). Pria beralamat di Sunter Agung, Jakarta Utara itu adalah orang yang menginjak-injak korban.
"Peranan menginjak-injak korban dalam posisi korban jatuh telungkup di jalur lambat," terang Rikwanto kepada detikcom, Sabtu (21/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peranan memukul korban pada waktu korban jatuh di jalur lambat dengan menggunakan potongan kayu panjang kurang lebih 50 Cm, ke bagian punggung korban sebnyak 2 kali," jelasnya.
Dengan tertangkapnya dua tersangka ini, jumlah pelaku pengeroyokan menjadi tiga orang. Sebelumnya, polisi telah menangkap mahasiswa Trisakti, Joshua Raynold Radja Gah.
Kelasi Arifin dikeroyok sekelompok pemuda bermotor saat melintas di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, pada Minggu (31/3) dini hari lalu. Arifin tewas dengan luka tusukan pada perutnya.
Pengeroyokan dipicu ketersinggungan kelompok pelaku saat ditegur oleh Arifin karena memacetkan arus lalu lintas ketika para pelaku mengerumuni sebuah truk yang serempetan dengan mobil Toyota Avanza.
(mad/tfq)











































