Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo meninggal saat mendaki Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Dari hasil pemeriksaan luar, kondisi fisiknya dalam keadaan baik.
Pihak RSUP Sanglah, Denpasar, sempat memeriksa bagian luar tubuh Widjajono di ruang post mortem. Di rumah sakit tersebut, Widjajono juga sempat dimandikan.
"Secara fisik dia baik-baik saja kondisinya," kata Dirut RSUP Sanglah Wayan Sutarga, Sabtu (21/4/202.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak tahu karena tidak sampai ke sana," ujarnya.
Widjajono menghembuskan nafas terakhirnya saat mendaki Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Mendaki merupakan salah sat
Pria kelahiran Magelang 16 September 1951 ini diketahui sesak nafas karena oksigen yang menipis di puncak gunung setinggi 2.851 meter di atas permukaan laut tersebut.
Jenasah Wamen ESDM tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 18.45 Wita dengan helikopter dan langsung dibawa ke RS Sanglah dengan mobil ambulan.
Usman Ghozali, kyai yang ditugaskan memandikan jenasah menyebut secara umum kondisi fisik jenasah terlihat baik. Usai dibersihkan, Jenasah dibawa mobil ambulan ke Bandara Ngurah Rai untuk selanjutnya diterbangkan dengan pesawat hercules TNI ke Jakarta.
(gds/mad)










































